Sebutir Nasi

Menjalani setengah kehidupan dengan bersemedi di kampus, membuat hari demi hari tidak jauh berbeda. Semangat yang menggebu untuk menuntut ilmu, biasanya terpatahkan oleh rasa lelah, metode mengajar dosen yang monoton, dan berujung dengan saraf mata yang memberi alarm bahwa aku sudah terlalu kejam dengan memforsir kerjanya seharian itu.
Matahari yang meninggi, perut yang baru diisi, kombinasi yang tepat untuk menciptakan rasa ngantuk. Continue reading

Batasi Jajan

Melarang anak untuk tidak jajan sulit dilakukan. Apalagi jika anak sudah berumur sembilan tahun karena mereka biasanya malu jika membawa bekal dari rumah.

Meski tidak bisa dilarang, kebiasaan jajan pada anak-anak bisa dibatasi. Berikut tips cara membatasi jajan:

* Terapkan kebiasaan makan sehat dan beragam di rumah

* Batasi uang saku anak. Soal besaran uang saku sebaiknya dikomunikasikan dengan anak.

* Pilihan makanan yang akan dibeli sebaiknya dibatasi. Pilihlah makanan yang bersih, aman, dan sehat. Anak juga perlu diajari untuk memilih makanan yang baik.

* Ajarkan anak untuk mengelola uang dengan baik.

* Beri penghargaan kepada anak jika ia berhasil mengurangi kebiasaan jajan.

Membangun Komunikasi Dengan Anak

Komunikasi adalah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Tidak jarang ditemui masalah sering timbul karena adanya komunikasi yang tidak baik. Untuk menjaga keharmonisan keluarga, menjaga komunikasi adalah sangat diperlukan.

 

Mama_hug

Membangun komunikasi dengan sesama anggota keluarga memang tidak mudah, apalagi komunikasi dengan anak. Padahal, orang tua amat dianjurkan untuk menciptakan komunikasi, mengajak anaknya mengobrol meskipun hanya sebentar.

 

Beberapa cara bisa kita terapkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak. Hal pertama, Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik.

 

Bila anak ingin menceritakan tentang sesuatu hal, hentikan kegiatan yang sedang Anda lakukan saat itu. Jika tidak, Anak akan merasa tak dipedulikan dan menganggap Anda tak punya waktu untuknya. Hindari pula memotong pembicaraan anak. Biarkan anak mengungkapkan perasaan marah, takut, kegembiraannya, atau ingin sekedar berkomentar. Di lain waktu, giliran anak yang mendengarkan perkataan Anda dan tidak ada salahnya Anda bercerita tentang topik yang sesuai dengan usianya.

 

Menjadi pendengar yang baik serta perhatian yang Anda berikan merupakan pemberian yang terbaik untuk anak-anak.

 

Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah menciptakan komunikasi dua arah. Bila berbicara pada anak, beri mereka pilihan, bila memungkinkan. Biarkan mereka merasa sedang mengobrol dengan Anda, bukan sedang diatur. Ciptakan komunikasi dua arah, bukan komunikasi satu arah, dan bukan sikap mendikte.

 

Bila anak mempercayakan ceritanya pada Anda, mereka harus merasa lega, terinspirasi, merasakan dukungan Anda, dan bersemangat. jangan buat mereka merasa bersalah atau kecewa. Bila anak datang kepada Anda dan menceritakan masalah yang dihadapinya, dengarkan dengan penuh perhatian dan berikan dukungan melalui kata-kata.

 

Usahakan agar tidak menguasai pembicaraan. Bila anak bercerita dan anak merasa Anda terlalu cerewet atau kecewa dengan ceritanya, kemungkinan di lain waktu bila dia memiliki masalah, anak kapok menceritakannya ke Anda. Sebagai orang tua, tentu ada saatnya dimana harus membahas permasalahan yang dihadapi anka,. Pastikan Anda membahas masalahnya dan tidak melenceng dari tiu.

 

Usahakan untuk melepas atribut sebagai orang tua saat mendengarkan curhat anak dan cobalah menempatkan diri pada posisi anak. Pikir dan rasakan betapa sulitnya bagi anak untuk mengutarakan masalah yang dihadapinya dan pikirkan matang-matang sebelum memberi reaksi atau komentar.