Stay Hydrate with Plant Nanny

Plant Nanny ini merupakan aplikasi andorid yang bisa didownload gratis di play store. Dia merupakan aplikasi yang mengkombinasikan antara health dan fun. Aplikasi ini sangat cocok terutama buat kamu yang jarang minum air. Jadi selain berfungsi sebagai reminder, kita juga bisa menanam banyak tanaman lucu yang bisa tetap hidup dan tumbuh kalau kita minum air sesuai kebutuhan tubuh kita. Jadi si tanaman itu merupakan representasi tubuh kita.

Banyak sekali fitur menarik di dalamnya, seperti:
1. Banyak tanaman-tanaman lucu

image

2. Bisa ganti-ganti pot

image

3. Bisa milih volume air sesuai jumlah air yang masuk ke dalam tubuh kita

image

4. Scenenya ikut berubah, kalau sore ya sore kalau pagi ya pagi.

image

5. Ada drinking historynya jadi bisa memantau aktivitas minum kita

image

Kita bisa mengatur volume favorit atau jumlah volume air yang sering kita minum. Tapi kita juga bisa mengatur volumenya, caranya:
1. Scroll ke atas bagian homescreen plant nanny
2. Klik add
3. Pilih jumlah volume yang akan diadd, kemudian create.

image

Nah, pada umumnya kan kita tahu kalau tubuh kita memerlukan air 1,5 liter setiap hari, kan? Ternyata, kebutuhan tersebut disesuaikan dengan berat badan dan aktivitas kita loh…
Di plant nanny kita bisa tahu berapa volume air yang kita butuhkan.
Caranya tinggal input berat badan kita dan jenis aktivitas apakah ringan, sedang, atau berat.

image

Berat badanku terakhir ditimbang itu 44,0 kg hikssss dan aktivitas pekerjaanku termasuk yang sedang.

Bagaimana kita tahu kalau air yang kita minum sudah cukup atau belum?
Kita bisa melihatnya di setting, kemudian klik status, akan ditampilkan berapa jumlah air yang sudah kita minum sekaligus prosentasenya.

image

Kadang, karena padatnya aktivitas di kantor dan juga sebagai seseorang yang bekerja di laboratorium, tidak setiap waktu bisa minum. Tentunya karena pekerjaanku berkaitan dengan sampel-sampel yang infeksius jadi harus terus memakai sarung tangan. Hal itu membuat aku jadi sering lupa minum. Tapi plant nanny ini selalu mengingatkan aku untuk minum. Interval waktunya bisa diatur ko. Jadi setiap berapa lama sekali plant nanny akan memberi notif ke kita.

image

Nah, itu tanaman-tanaman aku, lucuuuuuukkk kan? Masih sedikit sih, tapi aku akan terus ngumpulin tanaman-tanaman lucu ini, sekaligus memenuhi kebutuhan air aku dong.

Orang Berkartu Nama Emas tidak selalu Menakutkan

Ini pertama kalinya mendatangi orang yang namanya tertera di kartu nama emas berlambang gigi. Kesehatan Gigi memang sensitif karena bisa menjalar kemana-mana. Tapi baru kali ini ketika sakit gigi tak tertahankan aku baru mau mendatangi dokter gigi. Ketakutan akan dokter Gigi memang stigma yang tidak mudah untuk dihapus.

Ada dokter gigi yang menjadi langganan teman-teman di Prodia Pluit. Keluarga Tukgali, yang terdiri dari 3 dokter, drg. Erna, drg. Devina, dan drg. Desya. Sekeluarga menjadi dokter Gigi, keren ya, jadi bisa buka praktik bareng.

Awalnya bingung karena tidak ada loket pendaftaran, hanya ada beberapa pasien yang mengantri menunggu giliran. Ketika bertanya kepada salah satu dari mereka, ternyata dia juga baru pertama kali dan tidak tahu. Aku pun duduk ikut mengantri. Di klinik ini, memang tidak ada loket pendaftaran, pasien dengan tertib mengingat urutan dan masuk sesuai giliran.

Entah berapa lama aku di sana, kalau tidak salah aku kebagian antrian ke-7 dan pasien masih terus bertambah. Drg yang bertugas ketika itu adalah drg. Erna dan drg. Desya. Antrian drg. Erna panjang sekali. Aku kebagian drg. Desya, orangnya masih muda dan cantik. Tidak memakan waktu lama, aku langsung dibaringkan di alatnya yang entah apa namanya, kemudian dokter memeriksa gigiku. Kesimpulannya sama dengan kecurigaanku, impaksi. Jadi Gigi geraham bungsu yang tumbuh tidak mendapat cukup banyak space sehingga dia mendesak gusi dan Gigi di sekitarnya. Yang membuatnya terasa sakit adalah sisa sisa makanan yang terperangkap di sana. Dokter mengatakan kalau aku harus operasi. Aku diresepkan obat, setelah tidak terasa sakit aku diharuskan melakukan rontgen panoramic di biomedika, baru kemudian datang lagi dengan membawa hasil rontgen untuk dioperasi.

Walaupun sudah dapat menebak, tapi mendengar hasilnya langsung dari dokter terasa mengejutkan. Kata dokter Gigi geraham bungsuku sebenarnya tegak, yang harus banget dioperasi itu yang giginya miring. Tapi tetap saja walaupun tegak nanti bisa menimbulkan sakit lagi.

Biaya konsultasi di sini, (tidak ada tindakan) sebenernya berharap gigiku bisa dibersihkan untuk mengurangi rasa sakitnya adalah Rp 50.000. Cukup terjangkau kan? 🙂

Dengan pertimbangan ini dan itu akhirnya aku memutuskan untuk tidak melakukan operasi. Dan sebaliknya akan lebih ketat menjaga kebersihan gigi. Mudah-mudahan si bungsu ga rewel lagi ya.

Rumah/tempat praktek:
Jl. Tomang Utara No. 5
Jakarta Barat 11440
Telp. 5661153-5672179

Jam praktek:
Setiap hari Pk. 16.30 – 21.00
(Drg. yang bertugas berbeda-beda setiap harinya)

Mudik

Akhirnya merasakan annual activity tiap menjelang dan sesudah hari raya Idul Fitri juga. Kalau dulu hanya meyaksikan di layar kaca mengenai hiruk pikuknya mudik dan berpikir “kenapa orang mau bersusah-susah terjebak macet demi bisa mudik?” Akhirnya semua terjawab ketika di perantauan. Rasa rindu ke keluarga mengalahkan perasaan lainnya sebagai efek samping dari mudik.

Pertama kalinya mudik setelah menjabat status baru: pegawai swasta. Ditambah embel-embel, anak perantauan ibukota. Saya mudik dengan menggunakan kereta api Benar pepatah mengatakan: “Bergaulah untuk membuka wawasan.”

image

Dari mudik ini saya belajar banyak:

1. Kegesitan

Saya memesan tiket kereta api dari H-90 hari Idul Fitri. Untuk keberangkatan mudik, awalnya saya memesan tiket secara online tapi karena tidak ada saldo di atm akhirnya tiket yang sudah dipesan hangus dan baru ketika hendak berangkat kerja sekitar pukul 5.30 pagi, saya membeli di al-fa-ma-rt. Alhamdulillah masih rezeki saya mendapat tiket walaupun kelas ekonomi seharga Rp 180.000. Banyak rekan kerja yang berduka karena tidak mendapat tiket pulang.
Sedangkan untuk keberangkatan sekembalinya mudik, saya pukul 02.00 pagi menyempatkan diri ke al-fa-ma-rt dan akhirnya mendapat tiket ekonomi seharga Rp 75.000. Perjuangan mendapatkan tiket ini benar-benar luar biasa, ibarat pertempuran anak-anak kuliah dalam menentukan mata kuliah yang akan diambilnya. So hwaiting!

2. Pandai Memperhitungkan Waktu

Kantor ditutup setengah hari sedangkan saya mendapat tiket pukul 20.30. Pastikan waktu yang ditempuh di perjalanan jikalau menggunakan kereta atau pesawat yang jam-jam keberangkatannya sudah ditentukan.

3. Packing barang seapik mungkin agar tidak menyusahkan

Saya hanya membawa satu tas kecil berisi baju lebaran, angpao, kado lebaran buat orang tua, payung, handphone, dompet, power bank, charger, make up, ATK, kresek, endesbre endesbre… Dan satu buah kresek berisi buah-buahan sebagai oleh-oleh. Sedangkan pulangnya jangan ditanya, oleh-oleh segambreng sudah di tangan siap didistribusikan. Ckckck

4. Perhatikan keamanan diri

Jika berangkat menggunakan kendaraan bermotor, persiapkan baju hangat, jaket, jas hujan, sarung tangan, masker, helm, surat-surat, dan lain-lain. Jika menggunakan kendaraan umum, perhatikan letak penyimpanan barang, dan tetap waspada.

5. Kesabaran

Berdasarkan kekhawatiran setelah mendengar pengalaman mudik para senior, yang menyebutkan selalu akan terjadi antrian panjang dalam pengecekan tiket di stasiun, akhirnya saya berangkat dari kosan pukul 15.00 dan sampai stasiun satu jam setelahnya. Saya duduk terlantar di lantai depan peron yang hendak saya masuki. Memperhatikan orang-orang yang hilir mudik, heboh dengan barang bawaan mereka, anak kecil yang tidak betah berada dalam hawa panas manusia, antrian panjang layaknya semut. Ah, betapa melelahkan walaupun hanya sekedar memperhatikan. Dan hasil tidak pernah mengkhianati ikhtiar. Ketika peron dibuka, saya berdiri paling depan dan tidak perlu merasakan antrian panjang. Buah kesabaran selalu manis. In syaa Allah.

6. Pentingnya komunikasi

Ketika berangkat saya menggunakan kopami jaya 02 ke pasar senen, semacam metromini yang ngetemnya super sekali. Hal tersebut dikarenakan abang yang kerja lembur. Dan ketika sampai di Majalengka untungnya ada mpa yang sudah setia menunggu. Pukul 23.00 bayangkan! Seorang wanita sendirian di malam takbiran, membawa ini itu. Tidak ada angkot, tidak ada elf, jarang angkutan umum, hanya ada ojeg dan entah penjaja jasa apalagi.
Alhamdulillah sepulangnya mudik, ada abang yang menjemput dari pukul 21.00 walaupun kedatanganku baru pukul 23.30. Thank you abang!
Pastikan untuk menghubungi dan menginformasikan kedatangan kita sebelum datang, selain untuk keamanan, juga untuk kenyamanan kita sendiri.

8. Bersikap Ramah

Akan menjadi hal yang sangat menjemukan jika kita bepergian sendiri dan tidak ada orang yang bisa diajak mengobrol. Carilah kenalan baru, sekedar berbasa-basi menghilangkan kebosanan. Selain menambah silaturahmi, hal tersebut akan memperluas wawasan kita terhadap karakter seseorang, dan kita tak pernah tahu, barangkali orang yang kita ajak ngobrol adalah jodoh kita, atau ibu atau keluarga dari jodoh kita. Hehehe..
Pengalaman mudik kemarin ketika menunggu di stasiun, saya menghabiskan waktu dengan selfie dan berbincang ringan dengan stranger. Jika kopi atau rokok adalah bahasa universal di dunia lelaki, mungkin selfie adalah bahasa universal di dunia wanita :p
Sedangkan ketika berada di dalam kereta saya menghabiskan waktu dengan menonton film dengan stranger di hp. Yah, cukup menyenangkan untuk menghabiskan waktu.

NPWP sebagai kado ulang tahun

Tanggal 10 Juni 2015 yang lalu saya membuat surat permohonan pendaftaran NPWP online. Dan hari ini saya baru mendapat konfirmasi via email. Tapi sayangnya statusnya: DITOLAK.

Permohonan ditolak karena ada kesalahan input NIK. Setelah mendapat clue tersebut meluncurlah saya ke akun di ereg.pajak.go.id, mengeditnya dan mengirim kembali surat permohonan. Tidak mau menunggu lama, saya pun langsung mendatangi KPPnya yang berada di bilangan Ancol. KPP Pratama Jakarta Pluit Jl. Lodan, Ancol. Naik motor sendirian, masih asing dengan rute jalanan di ibukota, nyasar ke sana kemari mengikuti petunjuk warga awam.

Continue reading

Lelah

Setiap orang pasti akan mengalami suatu titik jenuh atau batas kesabaran (aku tidak tahu apakah sabar ada batasnya). Akan ada waktu dimana abang lelah dengan semua cerita dan keluhanku. Tapi aku harap tidak.

Aku ingin menjadi orang yang bahagia, selalu tersenyum dan membuat orang lain tersenyum.

Thank You Whina

Tulisan Whina

Tulisan Whina

Ketika merapikan arsip lama, selembar kertas kecil menyembul dari tumpukan kertas-kertas H** lain. Kertas berisi tulisan Whina yang menjelaskan tentang Sistem Jaringan Tumbuhan, kira-kira kelas XI SMA. Sewaktu ujian praktik Biologi, aku sempat  lupa cara untuk mengoperasikan mikroskop, ketegangan memuncak dari awal ujian dan akhirnya aku ujian ulang. hahaha. Terima Kasih whina yang sudah membantuku dalam belajar Biologi.