Pilih-Pilih Breastmilk Storage

Bagi para ibu yang aktif bekerja di ranah publik pasti sudah akrab dengan breastmilk storage, karena kebutuhan ASIP untuk si buah hati selama ditinggal bekerja. Tapi tak jarang ibu yang bekerja di ranah domestik pun sering menstock ASIP, walaupun bayinya tetap direct breastfeeding. Soalnya prinsipnya kan demand and supply, semakin sering kita mengosongkan payudara, maka akan semakin banyak ASI kita.

Nah, setelah dipumping, tentu jadi kewajiban para ibu nih untuk memilih breastmilk storage yang aman buat si buah hati.

Berikut breastmilk storage yang pernah saya pakai:

1. Botol ASI steril

Botol steril ini kapasitasnya 100mL. Harganya sekitar 8k/botol. Lumayan yaaa huhuhu

2. Botol bekas UC

Botol bekas? Yakin? Eits… Jangan parno dulu mak, sebelumnya pasti disterilisasi dulu dong. Jadi berhubung waktu itu di kantor ada acara, dan sebagai booster supaya tetap fit, para staff dibagikan minuman ini. Berlimpah ruah lah itu botol, daripada dibuang, mending tak ambil. Kapasitasnya bisa sampai +/- 140mL *cmiiw*

3. Breastmilk storage bag merk Gabag

Kapasitas wadah ini 100mL. Plastiknya tebal, jadi tidak bisa dipipihkan(?). Pengalaman bawa ASIP keluar kota menggunakan Gabag dalam wadah beras (upss) yang diberi aluminium foil. Aman banget, tidak ada yang cair. Padahal perjalanan sekitar 7 jam.

4. Breastmilk storage bag merk little baby

Ah, kusuka notenya.

This is not an ordinary milk, it is love

Kapasitasnya 120mL. Sedikit lebih tipis dari Gabag, tapi tetap aman.

5. Breastmilk storage bag merk MOMO

Kapasitasnya bisa sampai 230mL. Wow banget yaaaa. Tapi ini tipiiiiiiissss banget. Kalau untuk space freezer atau kulkasnya terbatas bisa jadi pilihan sih soalnya bisa dipipihkan. Tapi… Hiksss, ga berani merekomendasikan merk ini, karena pengalaman dari 30 bags, baru dipakai 5 dan 2 diantaranya bocor. Huaaaaaaa, padahal kehilangan setetes ASI saja, rasanya ga karu-karuan. Ini akeh, mak!

Pertimbangan saya memilih breastmilk storage ini:

1. Disesuaikan dengan kebutuhan ASIP bayi sekali minum.

Kalau bayi sekali minum 80mL, maka pilih yang 100mL, karena ASIP yang sudah dicairkan dan dihangatkan itu harus segera dihabiskan mak, tidak boleh disimpan lagi. Hati-hati basi, karena stabilitasnya pendek ya, mak.

2. Keamanan storage.

Sebenarnya yang paling aman pake botol ya, mak. Tapi sterilisasinya yang butuh perjuangan (kadang mamak malas, paksu juga #eh). Untuk anak tentu perlu diperhatikan hygienenya ya, jangan asal cuci.

3. Kapasitas lemari pendingin

Kebetulan saya pakai freezer khusus ASI jadi spacenya luas, bebas deh mau pake botol atau storage bag. Kalau yang spacenya terbatas, bisa pilih yang bisa dipipihkan.

4. Yang harganya manusiawi

Hahahaha mamak mamak teteuuup yaaa. Kalau ada yang murah tapi berkualitas, kenapa ngga? Tapi pengalaman beli Gabag, isi 30, harganya dari mulai 45.600 sekarang udah 58.900. Pesat yaaaa kenaikannya. Hmmm….

Itu breastmilk storage yang saya pilih, sebenarnya masih nyari lagi yang cocok, karena sekarang si bayi kalau mimik banyak sekali. Kalau mamak pakai storage yang mana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s