Foto

Me: Ga ada foto ane ih di dompetnya.
Him: Neng aja pasang foto orang Korea di dompet neng.
Me: Itu kan gara-gara abang ga pasang foto ane juga.
Him: Beb, dompet ditaronya dimana? Di pantat beb. Ane ga rela foto neng ditaro di pantat.
Me: aaaah 😦 tapi kan dompet sering dibuka beb.
Him: Di hp beb. Lebih sering dibuka.
Me: :p

Posted from WordPress for Android

Gaptek KW 1

Beberapa jam yang lalu merasa gaptek KW 1. Ceritanya saya sedang memplot data ke dalam bentuk grafik di excel. Tapi anehnya grafik yang terbentuk
hanya berupa titik dengan absis 0. Begitu berulang-ulang. Kebetulan lama tak bercengkrama dengan program
office yg satu ini, saya jadi tidak begitu confident. Kepala yang memang sudah pening sedari pagi, terasa semakin berat. Dia terus bertanya-tanya. Apa
yang berbeda? Apa yang salah?
Pengaruh Excel 2010 kah, kenapa dulu adem ayem aja?
Saya memblok semua range data yang akan dibentuk grafik. FAILED! Continue reading

Perjalanan Panjang Menuju Jalan Buntu

Tersebutlah tanggal 23 Mei 2014 saya pertama kalinya menjejakkan kaki di BPOM. Disambut oleh satpam saya langsung dipersilakan menuju gedung BPOM.

Di sebelah kiri jalan dari pintu masuk utama, dalam beberapa menit saya pun langsung masuk dan menemui orang di bagian lantai 1. Awalnya saya dipersilakan langsung menuju laboratorium. Namun setelah ngobrol lebih lanjut saya diarahkan ke bagian SERLIK di gedung sebelah. Menurut keterangan beliau orang-orang di laboratorium sedang ada kunjungan ke luar kota.

Akhirnya saya datang ke bagian serlik, menunggu sekitar sejam karena waktu itu saya datang ketika jam istirahat dan ada orang dari pihak kampus lain yang juga berkepentingan di sana.

Akhirnya giliran saya untuk berkonsultasi, menurut bagian SERLIK saya diharuskan membawa surat pengantar untuk dapat mengunjungi laboratorium. Dengan berat hati saya pun kembali ke kampus untuk membuat surat pengantar.

Dan karena berselang dengan dua hari libur di minggu ini, akhirnya surat pengantar pun baru bisa diambil hari Jumat. Hari itu saya langsung kembali mengunjungi BPOM. Saya menghubungi ibu di samping SERLIK. Dan menurut keterangan beliau surat pengantar yang saya harus direvisi namun beliau tetap memasukan datanya.

Hari senin saya kembali ke BPOM dengan membawa surat revisi, dan menghubungi ibu yang hari Jumat saya temui. Beliau menyuruh untuk menghubungi Ibu Kania sekretaris kepala balai. Akhirnya saya pun naik ke lantai 1 dan menemui beliau. Menurut bu kania surat saya sudah sampai di disposisi tapi entah di disposisi mana. Beliau menyuruh saya untuk datang lagi besok dan memberikan contact TU. Continue reading

Color Your Life with Making Friend!

image

Yenny

Waktu yang singkat bukan jadi penghalang untuk membangun ukhuwah. Yenny adalah teman seperjuangan, kami sama-sama SPG Reguler kompas yang ditempatkan di SPBU Jalan Surapati. Wanita kelahiran 1994 ini berstatus ibu satu anak usia 1,5 tahun. Suaminya bekerja di PT. Nusantara. Dia lulusan SMK dan pernah berpengalaman sebagai Financial officer di PT. Agrodana. Selama kerja kami bisa berkoordinasi dengan baik, di luar kerja pun kami cukup akrab, makan bersama, belanja bersama, jajan bersama, ngerumpi bersama.

image

Desya Ides Dariah

Nah, kalau yang satu ini nama panggilannya Ides. Dia 2 tahun lebih muda dariku tapi nampak matang dan dewasa. Dia adalah operator di SPBU JL. Surapati. Kami menjadi sangat akrab karena kebetulan berasal dari kampung halaman yang sama, Majalengka. Hanya saja rumahnya di Bantarujeg, jauh dari tempat tinggalku. Di kostannyalah aku menjadi parasit selama 2 hari 😀
Menyenangkan punya teman untuk berbagi, tak saling menuntut namun saling memberi. Dia suka menggambar dan menulis puisi. Dia paling suka melihat bintang. Dia ingin melanjutkan pendidikan ke bidang multimedia, dan berharap bisa masuk dunia perfilm-an. Dia bercita-cita menjadi seorang camera-man. Aamiin. Semoga Allah mendengar semua do’amu, ya des!

Semoga ukhuwah kita terjalin sampai ke jannah-Nya. Aku mencintai kalian karena Allah, teman-teman baruku ^^
Terima kasih Allah dan kompas yang telah mempertemukan kami.

Posted from WordPress for Android

End

image

It ended yesterday, my first career being SPG. Hanya bertahan seminggu, bukan karena pekerjaannya, bukan karena gajinya (walaupun memang mengecewakan), bukan karena jaraknya yang jauh dari domisili (ongkos angkot pulang pergi Rp 15.000) tapi karena kekhawatiran melalaikan kuliah.

FUN IN PROGRESS! Tinggal beberapa langkah lagi menuju kelulusan, setelah itu kesuksesan di depan mata.

Posted from WordPress for Android