KUNG FU PANDA – Lessons for Life

Po, si Panda jantan yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai pendekar Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

“The secret to be special is you have to believe you’re special”

Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri.
Kalau kita berpikir diri kita adalah special, unik, dan berharga, kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang special. kita akan bisa kalau kita berpikir kita bisa, seperti kata Master Oogway “You Just Need to Believe.”

Terus Kejar Impianmu”

Po, panda gemuk yang bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung-Fu.
Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian, karena terhalang oleh pikiran negatif dari diri kita sendiri?
Seperti kata Master Oogway, “kemarin adalah sejarah, esok adalah mystery, saat ini adalah GIFT (anugerah)”, makanya disebut Present (hadiah).
Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu, dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang tersebut, dan kemampuan dirimu sendiri.”

Master Shi-Fu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik 180 derajat, setelah Shi Fu diyakinkan Master Oogway (gurunya).

“Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.”

Shi fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain.
Demikian juga dengan setiap anak. kita ingat ada 3 gaya belajar.

“Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa ke arah yang salah.”

Tai Lung adalah murid kesayangan Master Shi Fu tapi kemudian dia murtad dan memberontak.

“Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.”

Hal yang terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.
Orang yang punya sakit hati pada kepahitan, tidak akan benar-benar sukses.

“Keluarga sangatlah penting.”

Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia kitab naga dan menjadi pendekar No. 1.
Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?

Anda berada di tempat Anda sekarang adalah bukan kebetulan, melainkan Tuhan memang telah menyiapkan Anda untuk menjadi lebih baik.

“GOD BLESS YOU”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s