Remember When You and I are In Love

Apapun yang aku katakan, bagaimanapun aku menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggu kita mengakui keberadaannya.

Bagi kita, senja selalu sempurna, bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya?
Tak ada sela yang harus kita isi.
Bukankah takdir kita sudah jelas?
Ketika ada kata, “Aku mencintaimu”, aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia.
“Aku mencintaimu”, mengertikah kita apa artinya?
Mengertikah kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna?

Takdir kita sudah jelas, kau dan aku, tahu itu.

March 10th, 2011…
November 12th, 2011…
“Dan rasa itu masih tetap sama”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s