Kelahiran dan Kematian Bintang

BINTANG TETAP DAN USIANYA

Bintang yang memiliki cahaya sendiri seperti matahari disebut dengan bintang tetap. Di antara bintang tetap, matahari adalah bintang yang paling biasa.

Terciptanya bintang-bintang oleh berkumpulnya gas ruang antar bintang yang mengapung di ruang angkasa, bisa dilihat melalui kelahiran matahari. Ada kelahiran, tentu saja ada kematian. Pada akhirnya bintang-bintang harus mengalami kematian.


Bagian dalam bintang bercahaya karena reaksi peleburan nuklir. Hydrogen berubah menjadi helium. Hidroen menyala terbakar, dan begitu helium yang menyala berkumpul, garis tengahnya mengembang puluhan kali lipat sehingga menjadi bintang raksasa berwarna merah.

Bintang yang bobotnya kurang dari 3 kali bobot matahari, bagian luarnya akan berhamburan dan menjadi gas antar bintang, sedangkan sisa arang di bagian pusatnya akan menjadi bintang kerdil berwarna putih. Bintang yang bobotnya 3 kali bobot matahari akan meledak menjadi supernova dan sebagian besar bagiannya akan beterbangan. Di antaranya ada yang menjadi gas ruang antar bintang, bintang neutron, dan lubang hitam.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s