Lahirnya Alam Semesta

Kapan dan bagaimana terjadinya alam semesta yang luas dan tak berujung ini? Mari kita teliti rahasia lahirnya alam semesta.

KISAH LAHIRNYA ALAM SEMESTA
Pernahkah kau berpikir kenapa langit malam itu gelap?

Walaupun alam semesta ini luas dan tak berujung, tapi jika ada bintang yang tak terhitung jumlahnya, seharusnya langit akan menjadi terang karena cahaya dari bintang-bintang yang bertaburan. Tetapi kenyataannya, langit malam terlihat gelap.

Hal itu karena alam semesta ini menggelembung seperti balon dan bintan-bintang berada jauh. Teori mengembangnya alam semesta ini ditemukan pada tahun 1929 oleh seorang astronom Amerika bernama Edwin Powell Hubble.

Sekarang angkasa luas dan tak berujung, tetapi kira-kira 15 milyar tahun yang lalu, bintang dan galaksi, serta unsur dasar seperti proton dan neutron merupakan satu bagian yang padat. Kemudian angkasa meledak dahsyat yang disebut Big-Bang.

Karena cahaya juga masih padat dan tak bisa bergerak, ledakan besar itu terjadi dalam kegelapan. Beginilah lahirnya alam semesta yang bisa kita perkirakan sampai sekarang. Ruang angkasa baru mulai bercahaya kira-kira 700.000 tahun setelah ledakan besar. Jauh di sisi lain angkasa, tak ada galaksi, yang ada hanyala Quasi Stellar (Quasar).
Quasar adalah benda angkasa misterius yang ditemukan baru-baru ini, dan diperkirakan sebagai awal dari galaksi sebelum berkembang. Jika balon terus menggelembung, maka dilihat dari manapun tiap sudut balon akan saling menjauh. Karena alam semesta terlihat sama dimanapun kita berada, maka diperkirakan tak ada pusat maupun ujungnya.

Kalau begitu, apakah alam semesta akan terus meluas? ada 3 pendapat mengenai hal ini.

Pertama, alam semesta akan terus meluas tetapi keadaannya akan selalu sama karena galaksi terus menerus lahir.

Kedua, setelah mengembang karena ledakan besar, ujungnya akan menghilang dan menjadi ruang hampa.

Ketiga, pada akhirnya akan berhenti mengembang, kemudian menyusut dan kembali seperti semula.

Hal itu diperkirakan akan terjadi 80 milyar lagi. Tetapi, sebenarnya masih belum jelas.

18 Comments

  1. Teori Bing Bang itu dikemukaan oleh orang kafir dengan degala keterbatasannya. Segala sesuatu direkayasa dengan alasan “semua terjadi dengan kebetulan.” Hanya orang bodoh yang bisa mempercayai teori ini.
    Mari kita amati kejadian disekitar kita. Tidak ada ledakan yang menghasilkan sistem yang hidup dengan sangat teratur? Adakah sesuatu itu terjadi dengan kebetulan? Tanpa melalui proses?
    Yang benar adalah alam semesta itu ciptakan oleh Alloh. Melalui proses yang sangat sempurna. Proses penciptaannya itu diluar kemampuan akal manusia.

  2. assalammualaikum
    nama saya isna milah, almat saya di bandung, baleendah, jelekong, cangkring.
    saya sangat suka dengan ilmu astronom.
    karna bercita cita ingin menjadi seorang astronomy. manurut saya alam semesta ini sangat indah. saya ingin meneliti alam semesta ini.

  3. “Dan langit itu kami bangun dengan kekuasaan (kami), dan kami benar2 akan meluaskannya. (Q.S Adh-Dhariaat 47)

    “Dialah yg telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing2 dari keduanya berjalan pada garis edarnya. (AL- Anbiya: 33 )

  4. w dmen bnr neh ma info tentang tata surya qta.
    Allah mank maha besar y:D

    yg mw berbagi info tntang p pun add fb w y..

    nick name’a Aurellia AuRitta Bisahidup TanpaDia

    d’tnggu loh;)

  5. lahir aja belum manusia udah berani ngebaca tu kira kira ciptaan tuhan apa bukan…emang ada ya pelajaran membaca asal usul semua bidang termasuk kita/mahluk hidup itu berasal dari mana,,,yg ada tu cuma kita dikasih tau kalo kita dulunya dari alam sono(di surga dulu)dan di usir krn lancang telah melanggar batas n turun dah tu kebumi,…,emang kalo sekira big bang itu sekira awal mula kok bisa timbul bentuk bentuk baru/planet yg indah dan tertata rapi begitu pula dg cahayanya…wew semua itu orang cuma pada ngira ngira kejadian ni alam…terlalu jauuuuuh neee

  6. Tahu tidak berapa umur alam semesta yang kita huni saat ini..?? Belum tahu, gak, tahu atau males ngitungnya..?? ini ada cara mudah gak perlu pakek teori rumit, rumus fisika atau alat canggih untuk menghitung usia semesta. cuma media ayat ayat dalam Al-Quran kitab sucinya Muslims Sedunia dan Semesta alam..maka didapat bahwa umur alam semesta itu 18,26 Milyar Tahun.

    Lho Kok bisa semudah itu?
    Lalu bagaimana angka 18,26 milyar, bisa diperoleh ?

    Mari kita telaah dari sini:

    Berdasarkan informasi Al Qur’an, keberadaan alam dunia tidak lebih dari 1 hari. Ini termuat dalam QS. Thaha ayat 104.
    “Kami lebih mengetahui apa yang akan mereka katakan, ketika orang yang paling lurus jalannya mengatakan, ‘Kami tinggal (di dunia) tidak lebih dari sehari saja”
    Sehari langit sama artinya dengan 1.000 tahun perhitungan manusia. dijelaskan dalam QS. Al Hajj ayat 47.
    “Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar adzab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. dan sesungguhnya di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.”
    Sehari kadarnya 50.000 tahun yang termuat dalam QS.Ma’arij ayat 4.
    “Para malaikat dan Jibril naik, (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.”

    Bila 1 tahun hitungan manusia adalah 365,2422 hari, maka sehari langit diperoleh :

    365,2422 x 50.000 x 1.000 x 1 diperoleh 18,26 milyar tahun.

    Gimana perhitungan matematika bener bukan..!!

    Ini juga pernah dipaparkan dan dibuktikan oleh pendapat Moh. Asadi dalam bukunya The Grand Unifying Theory of Everything. dia menyatakan kalau umur alam semesta itu 17—20 milyar tahun. Sementara, Profesor Jean Claude Batelere bilang kalau umur semesta itu kisarannya ada di 18 milyar tahun. Terus ditambah dengan teori NASA yang mengeluarkan data umur semesta itu ada di kisaran 12—18 milyar tahun.

    Kita tahu selama ini Para ilmuwan dengan segala peralatan canggihnya dan ilmu ’tingginya’ berusaha menguak berapa umur semesta, ternyata sebenarnya di dalam Al Qur’an sudah tertera dengan begitu jelasnya tentang misteri itu.

    Artinya tidak ada yang sulit dimata Allah SWT Selagi manusia Mau berpikir, sains iptek semua bisa digalih dan dijawab al-Quran dengan mudah, itulah kenapa disebut Petunjuk bagi manusia dan penerang atas kegelepan, pemberi obat bagi yang sakit, pemberi ketentraman jiwa yang tidak pernah damai, kitab suci yang tidak pernah ada kadaluarsa dalam judul, bahasan, selalu elastis tiap sendi kehidupan manusia, bisa diterima dalam tiap kondisi bangsa yang berbeda tingkat umur yang berbeda, suku yang berbeda, negara yang berbeda, pas dalam kondisi apapun alias UNIVERSAL.

    Sumber. menjelma.com

    Read more: http://bodrexcaem.blogspot.com/2011/06/cara-menghitung-usia-alam-semesta.html#ixzz1V0n3tMBS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s