Membangun Komunikasi Dengan Anak

Komunikasi adalah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Tidak jarang ditemui masalah sering timbul karena adanya komunikasi yang tidak baik. Untuk menjaga keharmonisan keluarga, menjaga komunikasi adalah sangat diperlukan.

 

Mama_hug

Membangun komunikasi dengan sesama anggota keluarga memang tidak mudah, apalagi komunikasi dengan anak. Padahal, orang tua amat dianjurkan untuk menciptakan komunikasi, mengajak anaknya mengobrol meskipun hanya sebentar.

 

Beberapa cara bisa kita terapkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak. Hal pertama, Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik.

 

Bila anak ingin menceritakan tentang sesuatu hal, hentikan kegiatan yang sedang Anda lakukan saat itu. Jika tidak, Anak akan merasa tak dipedulikan dan menganggap Anda tak punya waktu untuknya. Hindari pula memotong pembicaraan anak. Biarkan anak mengungkapkan perasaan marah, takut, kegembiraannya, atau ingin sekedar berkomentar. Di lain waktu, giliran anak yang mendengarkan perkataan Anda dan tidak ada salahnya Anda bercerita tentang topik yang sesuai dengan usianya.

 

Menjadi pendengar yang baik serta perhatian yang Anda berikan merupakan pemberian yang terbaik untuk anak-anak.

 

Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah menciptakan komunikasi dua arah. Bila berbicara pada anak, beri mereka pilihan, bila memungkinkan. Biarkan mereka merasa sedang mengobrol dengan Anda, bukan sedang diatur. Ciptakan komunikasi dua arah, bukan komunikasi satu arah, dan bukan sikap mendikte.

 

Bila anak mempercayakan ceritanya pada Anda, mereka harus merasa lega, terinspirasi, merasakan dukungan Anda, dan bersemangat. jangan buat mereka merasa bersalah atau kecewa. Bila anak datang kepada Anda dan menceritakan masalah yang dihadapinya, dengarkan dengan penuh perhatian dan berikan dukungan melalui kata-kata.

 

Usahakan agar tidak menguasai pembicaraan. Bila anak bercerita dan anak merasa Anda terlalu cerewet atau kecewa dengan ceritanya, kemungkinan di lain waktu bila dia memiliki masalah, anak kapok menceritakannya ke Anda. Sebagai orang tua, tentu ada saatnya dimana harus membahas permasalahan yang dihadapi anka,. Pastikan Anda membahas masalahnya dan tidak melenceng dari tiu.

 

Usahakan untuk melepas atribut sebagai orang tua saat mendengarkan curhat anak dan cobalah menempatkan diri pada posisi anak. Pikir dan rasakan betapa sulitnya bagi anak untuk mengutarakan masalah yang dihadapinya dan pikirkan matang-matang sebelum memberi reaksi atau komentar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s